repost dari fb (lagi)
tadi pagi sembari menunggu acara di maskam iseng2 buka fb, trus buat note.
keinget pas senin kemarin kumpul2 sama temen2 FLP kelompok 1 pas lagi bahas proyek buku kami.
"sebuah perkataan yang mampu menggetarkan 'arsy-Nya"
Pagi ini ada yang berbeda dengan langit. Kadang hujan, kadang reda. Sebentar hujan, sebentar reda.
Pagi ini di halaman Masjid Kampus UGM telah tertata rapi meja dan kursi berbalut kain putih. Cantik, serasi, layaknya garden party kebanyakan. Para koki menyiapkan hidangan dengan cekatan.
Lagi-lagi hujan yang ababil datang. 3 menit saja. Mungkin para koki yg sedang di halaman kesal dengan hujan yang datang tiba-tiba, tanpa permisi.
Pagi ini di dalam maskam sudah tertata rapi meja dan bantal duduk di atas permadani coklat. 2 vas bunga berukuran besar berdiri di kedua sisi permadani.
Para penata cahaya dan kamera sedang sibuk menyiapkan perlengkapan.
Pagi ini burung-burung berkicau indah.
Menyanyikan lagu pagi yang seirama dengan nafas pepohonan.
Pagi ini di lantai atas maskam beberapa akhwat sedang menunggu. Ada yang tilawah, hafalan, pun menunggu dengan sujud panjang dalam dhuhanya. Ada juga yang menunggu sambil bercerita pada dunia maya.
Pagi yang syahdu. Izin tidak mengikuti kegiatan di sekolah untuk menyaksikan peristiwa bersejarah bagi keduanya. Kedua mempelai yang masih bersembunyi di balik tirai. Menunggu sang waktu tiba dengan sabar.
Sungguh, meski kelopak flamboyan yang tersisa hanya beberapa, pagi ini indah.
Meski suhu badan melebihi batas normal, bersanding dengan hawa dingin, namun pagi ini tetaplah indah.
Sungguh, pagi ini indah.
Sebentar, akan kusaksikan dulu sebuah janji yang akan menjadikan 'arsy-Nya bergetar.
*FYI yang buat note ini bukan berarti pengen lho yaa. ralat, pengen sih iya, tapi tidak dalam waktu dekat, hehe. #sadardiri #masihimut
:D
and, barakallahu lakumaa buat mbak Indari Fitnata dan mas Luqman El Hakim. semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah sampai ke surga-Nya nanti. aamiin.. :)
Jumat, 23 Maret 2012
biru membisu
hijau bersitatap dengan biru
matanya sayu merindu
bibirnya melantunkan nada syahdu
tapi biru tetaplah membisu
menantikan purnama yang membeku
untuk meleleh bersama embun
tapi laut sedang pasang
dan ia pun meminta pergi
tinggal biru yang menunggu
Rabu, 21 Maret 2012
maafkan
re-post dari fb.
entah mengapa kembali merasa bersalah kembali.
entah mengapa banyak sekali yang belum bisa aku lakukan untuk mereka.
maafkan, sungguh maafkan keterbatasanku.
Maafkan, maafkan shalihah, atas tak bertanggungjawabnya aku sebagai sosok yang seharusnya bisa mengayomi. Aku dan segala keterbatasan ini menghalangiku untk bisa mjd sosok yg ideal, ideal layaknya mereka-mereka yg telah berdiri sebelumnya,sebelumku
Maafkan, atas segala pertanyaan yg mungkin menyulitkanmu. Tapi sungguh, tak ada sedikitpun niat untk menyulitkanmu. Kami hanya ingin mengetahui kondisimu. Apakah berjalan baik2 saja, adakah yg perlu kami bantu, adakah keluh dan kesah, yang kau tahu pasti akan kami dengarkan sebaik mungkin.
Maafkan, atas komunikasi yg blm terjalin dgn baik. Sama sekali tak ada perbedaan antara kita. Kami dan engkau, adalah satu. Kami tanpa engkau tak akan ada. Maka komunikasi ini akan kita rajut kembali, sehingga senantiasa berkesinambungan. Akankah ?
Ya.
Maafkan, atas segala tuntutan dari kami. Kami tidak ingin menuntut, sungguh. Kami hanya ingin kita semua menjadi produktif. Jangan sungkan untk menegur kami, bila tak kau temukan profesionalitas dlm diri kami. Kami hanya ingin perahu yg sama2 kita bangun ini dapat berlayar dgn baik..
Maafkan, maafkan bila ini terlalu memberatkanmu shalihah..
Tapi kuyakin kau tau jua , bahwa membangun perahu yg kokoh itu tidak mudah, tidak ringan..
Kuyakin kau jua paham, bahwa semua yg kita lakukan, bahwa pedih yg kita rasa, luka yg menganga perih, peluh yg membanjir, lelah yg menyelimuti, adalah untuk satu alasan..
Allah.. Allah.. Allah..
Satu alasan yg mampu menjawab segala kericuhan di hati dan pikiran kita.
Dan ikhlas, kuyakin jua kita sama2 berjuang untuk menggapai kunci itu, kunci yg teramat sulit kita menggenggamnya..
Shalihah, maafkan..
Aku mencintai kalian semua karena Allah.. semoga ukhuwah ini senantiasa terajut kuat hingga akhir zaman nanti :')
entah mengapa kembali merasa bersalah kembali.
entah mengapa banyak sekali yang belum bisa aku lakukan untuk mereka.
maafkan, sungguh maafkan keterbatasanku.
Maafkan, maafkan shalihah, atas tak bertanggungjawabnya aku sebagai sosok yang seharusnya bisa mengayomi. Aku dan segala keterbatasan ini menghalangiku untk bisa mjd sosok yg ideal, ideal layaknya mereka-mereka yg telah berdiri sebelumnya,sebelumku
Maafkan, atas segala pertanyaan yg mungkin menyulitkanmu. Tapi sungguh, tak ada sedikitpun niat untk menyulitkanmu. Kami hanya ingin mengetahui kondisimu. Apakah berjalan baik2 saja, adakah yg perlu kami bantu, adakah keluh dan kesah, yang kau tahu pasti akan kami dengarkan sebaik mungkin.
Maafkan, atas komunikasi yg blm terjalin dgn baik. Sama sekali tak ada perbedaan antara kita. Kami dan engkau, adalah satu. Kami tanpa engkau tak akan ada. Maka komunikasi ini akan kita rajut kembali, sehingga senantiasa berkesinambungan. Akankah ?
Ya.
Maafkan, atas segala tuntutan dari kami. Kami tidak ingin menuntut, sungguh. Kami hanya ingin kita semua menjadi produktif. Jangan sungkan untk menegur kami, bila tak kau temukan profesionalitas dlm diri kami. Kami hanya ingin perahu yg sama2 kita bangun ini dapat berlayar dgn baik..
Maafkan, maafkan bila ini terlalu memberatkanmu shalihah..
Tapi kuyakin kau tau jua , bahwa membangun perahu yg kokoh itu tidak mudah, tidak ringan..
Kuyakin kau jua paham, bahwa semua yg kita lakukan, bahwa pedih yg kita rasa, luka yg menganga perih, peluh yg membanjir, lelah yg menyelimuti, adalah untuk satu alasan..
Allah.. Allah.. Allah..
Satu alasan yg mampu menjawab segala kericuhan di hati dan pikiran kita.
Dan ikhlas, kuyakin jua kita sama2 berjuang untuk menggapai kunci itu, kunci yg teramat sulit kita menggenggamnya..
Shalihah, maafkan..
Aku mencintai kalian semua karena Allah.. semoga ukhuwah ini senantiasa terajut kuat hingga akhir zaman nanti :')
Jumat, 16 Maret 2012
another geje story #2
assalamu'alaikum
ohayou gozaimasu :)
oke, kali ini nisa mau bercerita tentang kegejean kami bertiga. yak, siapa lagi kalo bukan trio akhwat 'nisasalmanisa'.
cerita berawal dari ketikanegara api mulai menyerang kami mabit di tempat babon.kmai lagi demen-demennya tuh nontonin Princess Hours. di sambi ngobrol ngalur ngidul sampe sampe jam 1 malem. cukup sampe jam satu kekuatan mataku untuk terbuka. tapi babon dan salma tetep bertahan samape jam 2 malem. *plok-plok
pagi nya, aku sante-sante aja. soalnya emang ga ada janji pagi-pagi. nah, si babon ama salma tuh yang mereka sama-sama punya janji jam 8 pagi. and guess what apa yang kita lakuin saat jam 8 pagi? masih nongkrongin lepi sodara-sodara. si babon sih lagi ngirim e-mail, aku nglanjutin nonton Princess Hours, hehe.
yasudah, aku dengan bangganya bilang "ya Allaaah, kalian ini pada ada janji jam 8 toh, gek ndang siap-siap. kasian ntar temen2 kalian yg terdzolimi gara2 kalian telat" *sok ustadzah :P haha. si babon emang ada janji jam 8 di monjali. salma ada rapat di tampin jam 8. kalo aku mah masih jam 12.30 nanti. hwehehe.
*lempar tomat*
mereka berdua memandang dengan tatapan yang sulit di artikan. mungkin dalam hati mereka "ih, mentang-mentang ya kaga ada kerjaan, awas aja nanti" *sambil meremas bantal.
sedangkan aku asik-asik aja ketawa ketiwi. hahihahihahi. enaknya pagi-pagi bisa santai. akhirnyaaa.
akhirnya jam 10 kami keluar dari rumah babon. aku lanjut ke tempat budhe, mereka berdua ke bengkel soalnya mau tambal ban motornya babon.
cerita berlanjut hingga akhirnya sore menyapa ketika kami bertemu kembali.
aku: "tadi gimana syuro'nya?"
salma: "aku dateng udah pada pake sepatu"
babon: "aku dateng tinggal sholat sma makan"
aku: "aku jugaaaa, huwaaaa. aku dateng adek-adek udah pada pulang. how embarrassing!"
yah, entah kenapa hari itu nasib kita bisa sama semua nggak pagi nggak siang. alhamdulillah yah, sebegitu kuatnya ikatan hati kami :D hehe
ya Allah engkaulah yang menguasai hati kami. maka kuatkanlah ikatan hati kami ya Rabb, abadikan kemesraannya, tunjukilah hati-hati kami pada kebenaran. aamiin ...
ohayou gozaimasu :)
oke, kali ini nisa mau bercerita tentang kegejean kami bertiga. yak, siapa lagi kalo bukan trio akhwat 'nisasalmanisa'.
cerita berawal dari ketika
pagi nya, aku sante-sante aja. soalnya emang ga ada janji pagi-pagi. nah, si babon ama salma tuh yang mereka sama-sama punya janji jam 8 pagi. and guess what apa yang kita lakuin saat jam 8 pagi? masih nongkrongin lepi sodara-sodara. si babon sih lagi ngirim e-mail, aku nglanjutin nonton Princess Hours, hehe.
yasudah, aku dengan bangganya bilang "ya Allaaah, kalian ini pada ada janji jam 8 toh, gek ndang siap-siap. kasian ntar temen2 kalian yg terdzolimi gara2 kalian telat" *sok ustadzah :P haha. si babon emang ada janji jam 8 di monjali. salma ada rapat di tampin jam 8. kalo aku mah masih jam 12.30 nanti. hwehehe.
*lempar tomat*
mereka berdua memandang dengan tatapan yang sulit di artikan. mungkin dalam hati mereka "ih, mentang-mentang ya kaga ada kerjaan, awas aja nanti" *sambil meremas bantal.
sedangkan aku asik-asik aja ketawa ketiwi. hahihahihahi. enaknya pagi-pagi bisa santai. akhirnyaaa.
akhirnya jam 10 kami keluar dari rumah babon. aku lanjut ke tempat budhe, mereka berdua ke bengkel soalnya mau tambal ban motornya babon.
cerita berlanjut hingga akhirnya sore menyapa ketika kami bertemu kembali.
aku: "tadi gimana syuro'nya?"
salma: "aku dateng udah pada pake sepatu"
babon: "aku dateng tinggal sholat sma makan"
aku: "aku jugaaaa, huwaaaa. aku dateng adek-adek udah pada pulang. how embarrassing!"
yah, entah kenapa hari itu nasib kita bisa sama semua nggak pagi nggak siang. alhamdulillah yah, sebegitu kuatnya ikatan hati kami :D hehe
ya Allah engkaulah yang menguasai hati kami. maka kuatkanlah ikatan hati kami ya Rabb, abadikan kemesraannya, tunjukilah hati-hati kami pada kebenaran. aamiin ...
Kamis, 15 Maret 2012
geje post
Assalamu’alaikum
Konbanwa J
Well, sekarang aku sama salma lagi
di rumah babon. Tadi ba’da maghrib kita udah sampai di sini. Sebenernya
mendadak sih rencana mabit nya, baru tadi sore pas aku di balairung lagi forum
FLP dapet sms. Yaudah deh, habis dari balairung langsung capcus. Hehee
Kebetulan juga listrik di kos mati.
Hahaha, jadi punya tempat pelarian.
Eniwei banyak yang pengen aku
sampahin di sini. Tapi sepertinya pembahasan sudah mulai serius #loh, emg
sekolah?
Okelah okelah, cukup sampe di sini
dulu yak.
Lailah sa’adah J
Jumat, 02 Maret 2012
holidei #2
Konbanwa mina-san J
Mari kita lanjut lagi tentang perjalanan tiga akhwat #jiaaah
Sampe mana kemaren ya? *scroll down* Oh ya, baiklah, kita
lanjutkan.
Jadi, setelah main ke timezone, kita pulang ke rumah,
istirahat, tidur.
Dan besoknya, kira2 jam 10 pagi kita bertiga udah di samping
jalan raya, nungguin bus jurusan Solo-Semarang dateng. Yup, kita mau
berpetualang ke rumah Ukhti Salma tercintra di Salatiga. And it was our first
time went to Salatiga by bus :D
Singkat cerita aja ya, kita udah sampe di Salatiga. Turun
dari bus langsung di sambut hawa dingin Salatiga. And guess what, hal apa yg
aku lakuin pertama kali sampe Salatiga? Numpang ke kamar mandi.
Selama beberapa jam di rumah Salma aku sampe malu karna
harus bolak-balik ke kamar mandi gara2 beser. Maklum, ga biasa tinggal di hawa
dingin. Ga bisa bayangin kalo aku mondok di Al-Irsyad kayak Latif, lama2 aku
kurus, soalnya cairannya berkurang terus. ahahah #tapi lemak nya enggak -____-
Coba tebak apa yang kita lakuin di sana?
Nonton film korea judulnya “wedding dress”.
Sebenernya kalo ada video waktu kita nonton film itu, pasti
bakal ketawa geli. Bayangin aja, tiga akhwat dengan posisi yang sama,
mengahadap layar laptop yag sama, memegang tisu bersama-sama. Yak, dan
satu..dua..tiga…srooot! menangis bersama sodara-sodara. Mending ya kalo
nangisin sesuatu yang nyata, lah ini nangisin film nya. Tapi emang filmnya
menyedihkan sih *sodorin tisu* hiks.. *nah mulai lagi* -__-
Dan bener aja, selesai kita nonton, sampah tisu udah
menggunung di samping jeruk, manisan carica, manggis, dan kawan-kawannya. Dan dengan
bodohnya menghitung berapa tisu yang dihabiskan .______. Saya tau ini (sedikit)
moron. #harapmaklum
Okeh, menjelang maghrib kita dianter ke rumah dinas Salma’s
Abi. Mampir beli ronda juga bu. Mantabs. Sempat mengabadikan beberapa foto juga di rumah dinas.
Ini dia dia antaranya:
| sok nggalau :D |
| beraksi :D |
| ekyaaaa :D |
| lebih nggalau |
Yap, begitulah. Sepertinya kenarsisan menghampiri setiap
makhluk yang sedang berbahagia itu. Merayakan hari kemerdekaan setelah Ujian
Semester Ganjil.
Disana kita kayak ratu. Rumah segede gedong gitu dihuni
cuman sama tiga akhwat. Sama pak satpam juga ding. Trus paginya juga ada
bapak-bapak yang ngebersihin taman rumah dinas.
Eniwei, pas itu Babon lagi sakit kakinya. Dia habis keserempet
trotoar. Nah. Para dokter wannabe ini sok-sok mau ngobatin tuh.
Salma: *minum habats* “eh liat deh, habats itu obat dari
segala penyakit kecuali kematian. Coba deh minum ini”
Babon: “iya ukh, syukron” *minum habats*
Aku: “tapi kan sakitnya di luar. Emang ngaruh?”
Salma+Aku: *saling memandang* “gimana kalo kita buka aja
trus kita olesin?”
Babon: “heee?” *pasrah*
Dan akhirnya Babon jadi pasien mal praktek kami berdua. FYI,
setelah dirumah, Babon infeksi. Maaf
Babon sayaaaang :*
Dan seperti itu lah kisah2 konyol kami bertiga.
Seru, seru
banget. Rasanya penegn ngulang lagi. Rasanya tiga hari itu nggak cukup. Dan aku
rasa, tiga tahun bersama mereka juga tidak akan pernah cukup :’)
Di perjalanan pulang, aku sama Babon merenung.
Ternyata kita udah
gede ya, udah bisa naik bis sampe ke luar kota sendiri. Dulu kita kemana-mana
masihdi temenin, nggak boleh ini itu. Tapi sekarang, proses menjadi dewasa itu
sedang kita alami. Tinggal kita yangpilih, mau jadi anak-anak selamanya, atau
terus berproses menjadi sesosok yang dewasa. Ya, akhwat dewasa, yang tangguh,
yang kuat :)
Kamis, 01 Maret 2012
holidei
Lagi pusing. Tapi ga mau dipikir pusing. mikir yg asik2 aja
ah, hehehe :D
Okay, beberapa posting yang lalu, I’ve promised to tell my
last holiday, rite?
Well, my last holiday was amazing since I’ve been in high
school.
Dimulai dari hari Sabtu, setelah VOA dan Qatrunnada “konser”
di Muslimah Fair UGM, aku sama salma langsung cabut. Pertama nganterin salma ke
pondok dulu, trus baru deh aku pulang ke kos. Beberes kamar dan barang2 yg mau
di angkut.
Singkat cerita, aku, salma, sama nisa udah di mobil. Singkat
cerita lagi, kita udah sampai di rumah. Yap, tujuan “rihlah” kita liburan ini
yang pertama adalah Solo. Okay, sampek di rumah, kira2 jam 10 ato 11 malem,
kita langsung pada tepar. Tidur dempet-dempetan bertiga kayak bandeng, hehehe
Next morning, we walked around field looked for long bean.
Maklum ya, karna rumah gue di desa gitu, jadi ya adanya cuman sawah, kandang
bebek, ato kandang babi (serius tetanggaku banyak yg miara babi). Nah, tapi
kenapa kita nyari kacang panjang? Mau di makanin ke bebek? Jelas enggak. Itu
kacang panjang nya buat sarapan kite-kite buuu.
Habis maem pagi, kita geje-geje an gitu lah, maklum kalo
cewe-cewe pada ngumpul, hehehe. Dan yang pasti sambil nongkrongin Code Blue di
layar lepi.
Habis itu, kita masak-masak. Mamaku dari pasar beli sayuran2
gitu. Trus kita masak bareng deh. Menu pertama adalah Salad Solo. Udah pada tau
kan ye bentuknya kaya ape? Nah yang kedua, Spaghetti Jawa. Soalnya rasanya udah
ber-akulturasi dan ber-asimilasi sama lidah2 org Jawa #jaaah
Okay, after lunch, we went to Cokro. Semacam kolam mata air
di daerah Klaten gitu. Itu tempat maen masa kecilku dulu, dan kayanknya udah
hampir 5 taun aku ga kesana. Palingan kalo kesana ya cuman lewat doing, soalnya
emang pas di sebrang jalan.
Karna sumber mata air, jd airnya jerinh bgt. Ada juga
tanaman selada air. sayang banget, si Babon kakinya lagi sakit, jdga bisa
turun. Padahal airnya segeer banget.
After that, we visited my grandma. The one and only eyang ku
nih. Beliau tinggal sendiri, makanya seneng banget kalo ada orang yang jengukin
gitu. Dan kayaknya hampir setiap temenku ato temennya Latif maen ke rumah,
pasti diajakin ke tempat eyang. Soalnya jadwal rutin berkunjung emang hari
Ahad. Yang lucu, ustadznya Latif pernah dateng tuh, trus diajakin ke rumah
eyang. Di tanyain deh
Eyang putri: “Nak, dalemme pundi?”
Ustadznya Latif: *bengong* *nanya mama ku* “Bu, maksudnya
neneknya Latif apa ya? Saya nggak ngerti”
Hahaha, ya bgitulah, dulu temenku yg dari Ponti ditanyain
hal yg sama dan ga bisa ngejawab pula.
Dan setelah itu, kita pulang. Mampir Goro Assalam dulu,
semacam pusat perbelanjaan di Solo gitu. Kebetulan di sana ada area Kids Fun.
Alhasil aku, nisa, salma, sama bibah(adekku) maen2 di Kids Fun. Jadi berasa
anak kecil bgt deh. Maen mobil2an, basket, nembak-nembak bebek, mukul-mukul
tikus, semua deh kita jabanin, hahaha. Serasa ngilangin penat selama sebelum
liburan kemarin.
Hmm, udah jam 10:12 pm nih. Time to sleep. Lanjutin besok2
lagi yah.
Oyasuminasai ^^
Langganan:
Postingan (Atom)