Tampilkan postingan dengan label garuda keadilan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label garuda keadilan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Mei 2012

Tekad by Izzatul Islam


Kami sadari jalan ini kan penuh onak dan duri
Aral menghadang dan kedzaliman yang kan kami hadapi
Kami relakan jua serahkan dengan tekad di hati
Jasad ini , darah ini sepenuh ridho Ilahi
Kami adalah panah-panah terbujur
Yang siap dilepaskan dari bujur
Tuju sasaran , siapapun pemanahnya

Kami adalah pedang-pedang terhunus
Yang siap terayun menebas musuh
Tiada peduli siapapun pemegangnya

Asalkan ikhlas di hati tuk hanya Ridho Ilahi

Kami adalah tombak-tombak berjajar
Yang siap dilontarkan dan menghujam
Menembus dada lantakkan keangkuhan

Kami adalah butir-butir peluru
Yang siap ditembakkan dan melaju
Mengoyak dan menumbang kezaliman

Asalkan ikhlas di hati tuk jumpa wajah Ilahi Rabbi

Kami adalah mata pena yang tajam
Yang siap menuliskan kebenaran
Tanpa ragu ungkapkan keadilan

Kami pisau belati yang selalu tajam
Bak kesabaran yang tak pernah akan padam
Tuk arungi da?wah ini , jalan panjang

Asalkan ikhlas dihati menuju jannah Ilahi Rabbi

Sabtu, 14 April 2012

satu sayap

Ingin melanjutkan sebuah kisah dari seorang sahabat. Tentang sebuah rantai bernamakan “garuda keadilan”. kalo ingin tahu seperti apa misah sebelumnya, bisa dilihat di disini


Ya, kali ini ada sebuah panggilan datang untuk sang garuda.

Sang presiden, Ustadz Luthfi Hasan ingin bertemu dengan para garuda keadilan yang singgah di Yogyakarta. 
Betapa mengejutkannya! Bahkan sang presiden hendak menyambangi kami.

Jauh-jauh dari Jakarta tentunya banyak yang ingin beliau sampaikan. Pengalaman, cerita, tausiyah-tausiyah yang nantinya akan menjadi bekal untuk kami.

Melebarkan sayap-sayap kami.

Sungguh bertemu dengan sesama saudara dalam perjuangan itu sebuah nikmat yang sulit diungkapkan. Bersama-sama berjabat tangan, saling menguatkan, saling berbagi cerita, saling menyemangati, saling mendukung satu sama lain.

Ah, indahnya…
Namun sayang, aku tidak bisa hadir dalam pertemuan yang insyaAllah penuh barakah malam ini. Sungguh rasanya ingin sekali. Tapi berbakti pada orangtua juga tak kalah menyenangkan J

Tak apa, dari sini pun, aku bisa merasakannya. Aku bisa merasakan semangat yang para garuda itu miliki. Aku bisa merasakan getaran ketika mereka meneriakkan takbir untuk-Mu.

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!

Kami, para garuda keadilan senantiasa menyematkan secuil janji dalam diri kami ya Rabb, untuk senantiasa mengagungkan nama-Mu dibelahan bumi manapun kami berpijak. Terimakasih untuk kesempatan ini ya Rabb, untuk cahaya yang telah Engkau berikan pada hati-hati kami. Sungguh kami ingin tetap menjaga cahaya ini, istiqomahkanlah kami ya Rabb…

“Now I know how it’s like
To have Your precious love in my life
Now I know how it feels
To finally be at peace inside
I wish that everyone could see
How Your love has set me free
Set me free and made me strong”

-I Love You So by Maher Zain-